▴Selamat dan Sukses Atas Pelantikan BUPATI & WAKIL BUPATI KABUPATEN PURWOREJO PERIODE 2025-2050▴ - Kecamatan Grabag Hadiri Sosialisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan Nonformal
- Kecamatan Grabag Hadiri Desk Penyusunan Pra Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026
- Seksi Pemdes Kecamatan Grabag Hadiri Musyawarah Desa Penetapan Keanggotaan BPD Desa Bendungan Periode 2026–2034
- Seksi Pemdes Kecamatan Grabag Hadiri Musyawarah Desa Penetapan Keanggotaan BPD Desa Tegalrejo Periode 2026–2034
- Kecamatan Grabag Hadiri Pembangunan Jembatan Gantung Penghubung Desa Patutrejo dan Desa Aglik
- Musyawarah Desa Penetapan Keanggotaan BPD Desa Sangubanyu Periode 2026–2034
- Seksi Pemdes Kecamatan Grabag Hadiri Musyawarah Desa Penetapan Keanggotaan BPD Desa Patutrejo Periode 2026–2034
- Camat Grabag Lakukan Pemantauan Lapangan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah untuk Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Nambangan
- Kecamatan Grabag Hadiri Pembukaan Pameran Kontemporer Museum Tosan Aji Kabupaten Purworejo
- Kecamatan Grabag Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purworejo tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
PENGAJIAN UKUWAH ISLAMIYAH
Berita Terkait
- Pelayanan Pajak0
- KERJA BAKTI0
- Apel Pagi0
- Koordinasi penyerahan bantuan beras0
- Sarasehan0
- Uapacara Ulang Janji 0
- Musdes Desa Wonoenggal0
- Apel pagi0
- Meningkatkan Ekonomi0
- Antusias masyarakat0
Berita Populer
- KEGIATAN SOSIAL KEMASYARAKATAN
- SOSIALISASI APLIKASI SIKS-NG
- TES PIDATO CALON PERANGKAT DESA ROWOREJO
- MENGUMPULKAN KEMBALI KOTAK SUARA DARI PPS KE PPK
- Pertemuan peningkatan kapasitas keluarga (P2K2) bagi KPM PKH desa Nambangan dengan materi Perlindungan Anak sesi Pencegahan Kekerasan pada Anak
- sambutan camat
- Agro Wisata Petik Jambu Kristal
- Kegiatan verifikasi dan validasi resertifikasi bagi KPM PKH desa Nambangan atas nama ibu Paini
- PENTINGNYA GIZI DAN LAYANAN KESEHATAN IBU HAMIL
- MONITORING PENYALURAN DANA BANTUAN PKH

Desa Ketawangrejo mengadakan acara pengajian ukhuwah Islamiyah yang melibatkan berbagai organisasi masyarakat Islam, termasuk LDII, NU, MTA, dan Muhammadiyah, pada hari Kamis (5/9). Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar ormas Islam di desa tersebut dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya.
Pengajian yang diselenggarakan di Masjid Al-Falah desa Ketawangrejo ini dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing ormas, serta masyarakat setempat. acara ini merupakan langkah penting dalam membangun kerukunan antar ormas Islam dan mengatasi perbedaan dengan cara yang positif. diberharap pengajian ini bisa menjadi jembatan untuk membangun saling pengertian dan kerjasama antar umat Islam di desa Ketawangrejo.
Tema utama dari pengajian ini adalah memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menemukan solusi bersama untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Salah satu topik yang menjadi fokus utama adalah masalah riba, yang sering menjadi perdebatan di berbagai komunitas. Para peserta pengajian membahas berbagai pendekatan untuk mengatasi masalah ini, termasuk edukasi tentang bahaya riba dan alternatif solusi berbasis syariah.
Ustaz Abdul Hamid dari LDII dalam tausiyahnya menjelaskan pentingnya pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam yang bebas dari riba. “Kami perlu menyosialisasikan prinsip-prinsip ini dan menyediakan alternatif keuangan yang sesuai dengan ajaran Islam,” katanya. Sementara itu, perwakilan dari NU, Kyai Rofiq, menambahkan bahwa pendidikan keuangan berbasis syariah sangat penting agar masyarakat tidak terjebak dalam praktik riba.
Selama pengajian, peserta juga terlibat dalam diskusi terbuka yang membahas berbagai isu sosial dan keagamaan lainnya. Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun kerjasama antar ormas.Dengan terlaksananya pengajian ukhuwah Islamiyah ini, diharapkan desa Ketawangrejo dapat terus berkembang dalam kerukunan dan harmoni, serta memberikan inspirasi bagi komunitas Islam di daerah lain untuk mengikuti jejak positif ini.













