▴Selamat dan Sukses Atas Pelantikan BUPATI & WAKIL BUPATI KABUPATEN PURWOREJO PERIODE 2025-2050▴ - Kecamatan Grabag Hadiri Rakor Persiapan Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi Tahun 2026
- Monitoring Pembentukan Panitia Pengisian BPD Masa Bhakti 2026–2034 di Desa Patutrejo
- Monitoring Pembentukan Panitia Pengisian BPD Masa Bhakti 2026–2034 di Desa Harjobinangun
- Monitoring Pembentukan Panitia Pengisian BPD Masa Bhakti 2026–2034 di Desa Ketawangrejo
- Apel Pagi Kecamatan Grabag Bahas Monitoring Pembentukan Panitia Pengisian BPD Masa Bhakti 2026–2034
- Konferensi Dinas Kepala Desa se-Kecamatan Grabag Bahas Persyaratan dan Tahapan Pembentukan BPD
- Aktivitas Pedagang di Pantai Jetis Terpantau Ramai Saat Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M
- Pantai Jetis Masih Ramai Dikunjungi Wisatawan Saat Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M
- Pengamanan Tempat Wisata Pantai Jetis dalam Rangka Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M
- Pemantauan Pantai Jetis oleh Kasi PUM dan Trantibum dalam Rangka Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M
REKAMAN KTP PEMULA
Berita Terkait
- MUSDES DESA KUMPULREJO0
- MUSDES DESA DUKUHDUNGUS0
- MUSDES TLEPOKKULON0
- PENGARAHAN SISWA MAGANG0
- Pembersihan sungai kolektor dalam rangka Peringatan Hari Juang Kartika ke-79 tahun 2024 di sepanjang sungai kolektor.0
- EVAKUASI RUMAH TERTIMPA POHON0
- RUMAH TERTIMPA POHON TUMBANG0
- Reviuw Inspektorat0
- PENGAMBILAN SUMPAH 0
- SOSIALISASI BPJS0
Berita Populer
- KEGIATAN SOSIAL KEMASYARAKATAN
- SOSIALISASI APLIKASI SIKS-NG
- TES PIDATO CALON PERANGKAT DESA ROWOREJO
- Pertemuan peningkatan kapasitas keluarga (P2K2) bagi KPM PKH desa Nambangan dengan materi Perlindungan Anak sesi Pencegahan Kekerasan pada Anak
- MENGUMPULKAN KEMBALI KOTAK SUARA DARI PPS KE PPK
- Kegiatan verifikasi dan validasi resertifikasi bagi KPM PKH desa Nambangan atas nama ibu Paini
- Agro Wisata Petik Jambu Kristal
- PENTINGNYA GIZI DAN LAYANAN KESEHATAN IBU HAMIL
- sambutan camat
- MONITORING PENYALURAN DANA BANTUAN PKH

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purworejo melalui pelayanan di Kecamatan Grabag terus memfasilitasi perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik bagi warga yang baru pertama kali mengajukan permohonan KTP. Layanan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan seluruh warga negara Indonesia, terutama pemuda yang sudah memasuki usia 17 tahun, dapat memiliki identitas resmi yang sah.
Pelayanan perekaman KTP Elektronik di Kecamatan Grabag kini dapat diakses dengan lebih mudah dan cepat, dengan adanya sistem pelayanan yang terorganisir dan dilaksanakan di kantor kecamatan setempat. Warga yang hendak melakukan perekaman KTP cukup datang membawa dokumen persyaratan, seperti akta kelahiran atau surat kenal lahir, kartu keluarga, yang sesuai dengan ketentuan.
Prosedur Perekaman KTP Elektronik
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Puworejo, dalam kesempatan terpisah, menjelaskan bahwa bagi warga yang berusia 17 tahun atau lebih dan belum memiliki KTP, mereka diwajibkan melakukan perekaman KTP Elektronik. Proses perekaman ini meliputi pengambilan foto, sidik jari, dan tanda tangan elektronik yang digunakan untuk membuat data kependudukan yang lebih akurat dan valid.
Di Kecamatan Grabag, petugas Disdukcapil bekerja sama dengan pihak kecamatan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada warga. Warga yang melakukan perekaman KTP Elektronik dapat langsung mendapatkan KTP setelah proses verifikasi selesai dilakukan. "Kami berusaha memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan pelayanan yang cepat dan efisien, mengingat pentingnya memiliki KTP Elektronik sebagai identitas resmi," ungkap Camat Kecamatan Grabag,
Waktu dan Tempat Pelayanan
Perekaman KTP Elektronik di Kecamatan Grabag dilaksanakan setiap hari kerja, dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Warga yang hendak melakukan perekaman diharapkan untuk datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang, serta mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan.
Kecamatan Grabag juga menyediakan layanan khusus untuk pemohon yang mungkin kesulitan datang langsung, seperti pemohon yang berada di desa-desa terpencil atau lansia yang membutuhkan pelayanan lebih intensif.
Dengan adanya pelayanan ini, diharapkan lebih banyak warga yang mendapatkan KTP Elektronik sehingga tercipta sistem kependudukan yang lebih terintegrasi dan mempermudah berbagai layanan publik lainnya.













